Pages

Sabtu, 19 Oktober 2013

Cara merawat burung kakak tua




  • Forum Jual dan Beli Murah INDOnesia
  • Jual Ular Retic Ball Phyton Jambi Murah
  • Jual Tikus Putih Untuk Penelitian, Pakan Reptil , DLL
  • Jual Aneka Perlengkapan Dan Kebutuhan Pet Anda
  • Jual Tikus Putih / Mencit Jambi - Padang - Pekan Baru
  • Jual Ikan Cupang Betta Murah Berkualitas
  • Info Semua Jenis Burung Di Indonesia
  • Info Semua Jenis Mamalia Di Indonesia
  • Info Semua Jenis Ikan Di Indonesia
  • Spesies burung yang ada di Kebun Binatang Ragunan sekitar 270 spesies. Kebanyakan hasil penangkaran dan mengembang-biakan sendiri atau tukar menukar burung yang berbeda dari kebun binatang lain untuk menambah koleksi yang ada”, ujar Wahyudi Bambang, Bagian Promosi Bidang Rekreasi Pelayanan Publik Kebun Binatang Ragunan, Jakarta.

    Ada beberapa spesies di antaranya termasuk burung langka yakni burung merak biru, jalak bali, dan kakatua. Perkembang-biakan burung di Kebun Binatang Ragunan dilakukan secara alami untuk burung kakatua cukup dengan mengamati perilaku. Bila bertelur akan dierami selama 28-35 hari. ”Jumlah anak kakatua sudah banyak, ada beberapa kelahiran yang kita amati di sini, setiap burung perawatannya berbeda-beda dari yang lainnya”, jelas Wahyudi.

    Sunaryo salah satu perawat burung Ragunan mengatakan, merak biru adalah burung yang perawatannya sangat mudah dan tidak merepotkan, sedangkan burung kakatua adalah binatang yang luar biasa setia, bulu mereka sangat lembut dan indah. ”Burung ini sangat pintar dan ingin tahu”, imbuhnya.

    “Burung kakatua senang pamer diri dan membuat tingkah lucu dengan membentangkan sayapnya, kepalanya naik turun, menari dan berteriak. Mereka sangat aktif dan selalu ingin tahu mengenai lingkungan sekitarnya”, jelas Sunaryo yang setiap hari-harinya merawat burung di Ragunan.

    Burung kakatua, tumbuh sehat sebagai hewan peliharaan jika tuannya menyediakan banyak waktu dan perhatian kepadanya. Burung merasa bosan bila ia bersuara melengking dan mencabuti bulunya sendiri. ”Saya di sini selain membersihkan dan menjaga burung terkadang saat memberi makanpun saya ajak bermain”, ungkapnya.

    Burung ini berkelakuan sangat berbeda dibanding burung lainnya. Mereka lebih banyak mempunyai warna bulu burung yang sewarna, seperti putih atau hitam dan mereka mempunyai kepala yang tegak lurus, kemampuan bergerak mengikuti sesuatu. Paruhnya sangat besar, kuat dan mudah menghancurkan objek.


    Berikut cara merawat Burung Kakak tua, berlaku untuk semua jenis Burung kakak tua baik Burung Kakatua Raja / Burung Kakatua jambul kuning atau jenis yang lain :  


    Membuat kandang kakatua
    Burung Kakatua merupakan jenis burung yang dilindungi sehingga perlu izin dari pihak terkait jika ingin memeliharanya. Kandang burung kakatua kecil bisa dibuat (70 x 70 x 100) cm. Sementara untuk burung kakatua dewasam buat ukuran kandang (100 x 100 x 200) cm. Gunakan kandang yang berjeruji horisontal karena burung kakatua suka memanjat. Burung Kakatua juga mempunyai paruh yang kuat sehingga mampu menghancurkan jeruji dan menabrakkan dirinya di dalam kandang. Berikan snap lock yang terbaik untuk keamanan pintu kandang. Buat tenggeran berukuran 26-30 mm untuk kakatua kecil dan 35-45 mm untuk kakatua besar. Ranting dari pohon buah juga sangat baik diberikan di dalam kandang. 


    Melatih kakatua berkicau
    Melatih burung Burung kakatua bicara memerlukan rasa kasih sayang, kesabaran, dan konsisten. Burung yang masih kecil pada umumnya jauh lebih mudah dilatih daripada burung yang sudah besar. Metode pelatihan dilakukan secara konsisten. Setiap perkataan atau frase yang diajarkan harus ditunjang oleh arti atau tanda yang membedakannya dari perkataan lain. Sebagai contoh, pada waktu matahari terbit secara rutin dan berulang-ulang ucapkanlah ”Selamat Pagi” dan pada waktu matahari terbenam ucapkanlah ”Selamat Malam”. Dari perbedaan waktu pagi dan malam, si burung akan menyadari perbedaan arti dari kedua perkataan tersebut. Sebelum mahir benar, jangan ajak kakatua bercanda dulu, misalnya menawarkan makanan, tetapi tidak jadi diberikan. 

    Memandikan Burung kakatua
    Memandikan Burung kakatua akan membuat bulu-bulunya menjadi mengilap dan bentuknya menjadi bagus. Seminggu sekali, sebaiknya kakatua dimandikan. Gunakan air pancuran atau selang yang menggunakan spray head. Namun, bila menggunakan air pancuran, tahan semprotan air dengan tangan. Saat memandikan, usahakan sayapnya tetap dalam keadaan seimbang. Selain itu, sediakan mangkuk atau wadah keramik berukuran panjang 30-35 cm untuk berendam. Untuk berendam, gunakan air yang hangat kuku. Setelah dimandikan sebaiknya dijemur agar bulunya tidak rusak. jangan terkena sinar matahari langsung, waktu memandikan yang baik pagi hari pada saat cuaca cerah atau sore hari.



     Ragam makanan kakatua
    Berikan biji-bijian dengan suplemen tambahan seperti sprouted seeds sebagai makanan kakatua. Buah-buahan dan sayuran, seperti apel, pir, plum, pepaya jeruk, pisang, peach, wortel, brokoli, dan kacang panjang juga bisa diberikan pada kakatua. Jangan berikan avokad karena bersifat racun bagi burung. Jangan berikan bumbu penyedap dan daging pada setiap makanannya karena akan mengakibatkan kegemukan. Setiap minggu, Anda juga bisa memberikan calcium blocks yang telah dihancurkan dan ditaburkan di dalam makanannya. Wadah untuk makanan dan minuman sebaiknya terbuat dari keramik atau stainless steel.




    1. Burung Branjangan
    1. Melatih branjangan dan sanma bertengger di alas batu
    2. Pakan alternatif untuk burung branjangan
    3. Beberapa faktor penentu branjangan mau bunyi
    4. Menjinakkan dan merawat branjangan bakalan yang giras
    5. Memahami karakter hovering pada burung branjangan
    6. Perawatan plus-plus untuk branjangan bakalan di musim hujan
    7. Khasiat undur-undur untuk branjangan dan perkutut
    8. Tips memelihara dan merawat piyik burung branjangan
    9. Menangkar branjangan di sangkar gantung ala Padepokan Gamprit 
    10. Tips memilih dan merawat sangkar burung branjangan
    11. Merawat branjangan dan membuat bubukan bata

    2. Burung Anis Kembang
    1. Anis kembang, burung favorit untuk kicauan
    2. Beda Anis Kembang (AK) trotolan jantan-betina dan rawatannya
    3. Pengenalan Umum Burung Anis Kembang
    4. Habitat Anis Kembang
    5. Ciri Anis kembang Berdasarkan Asal
    6. Ciri Anis Kembang Betina dan jantan
    7. Memilih Anis Kembang
    8. Cara Perawatan Anis Kembang
    9. PENANGANAN ANIS KEMBANG UNTUK LOMBA
    10. Perawatan dan setelan anis kembang mabung
    11. TIPS MERAWAT ANIS MERAH / ANIS KEMBANG AGAR RAJIN BUNYI 
    12. Mengenal Karakter dari Burung Anis Kembang (Punglor Kembang)
    13. Tips Perawatan Burung Anis Kembang yang Efektif
    14. Cara Merawatan Burung Anis Kembang Malas Berkicau / Macet
    15. TIPS MEMBELI BURUNG ANIS KEMBANG
    16. Burung Anis Kembang Siap Naik Pentas
    17. Memilih Anis Kembang Bahan
    18. Budidaya anis kembang
    19. Cacing untuk birahi anis kembang
    20. Merawat anis kembang saat musim hujan
    21. Mencegah kegemukan pada anis kembang
    22. Masalah Utama Dalam Budidaya Anis Kembang
    23. TIPS PENANGKARAN BURUNG ANIS KEMBANG


    3. Burung Anis Merah

    4. Burung Cendrawasih
    5. Burung Cendet
    1. Pengenalan burung cendet
    2. Habitat Burung Cendet
    3. Ciri berdasar daerah asal
    4. membedakan cendet jantan dan betina
    5. Tips Memilih Cende
    6. Cara perawatan cendett 
    7. Perawatan dan setelan Cendet mabung
    8. Pengganggu masa mabung burung cendet
    9. agar burung  cendet dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin
    10. Cara Smart menggunakan BirdVit untuk burung cendet
    11. Perawatan dan stelan burung cendet untuk lomba
    12. SUARA MASTER YANG BAIK UNTUK BURUNG CENDET / PENTET
    13. problem utama cendet
    14. Trik Cara Memilih Burung CendetYang Baik dan Benar 
    15. CARA MERAWAT PENTET AGAR CEPAT JINAK / CARA MENJINAKKAN BURUNG PENTET
    16. Trik Membuat Cendet Cepat GACOR
    17. Tips dan trik menjaga kesehatan mental burung:
    18.  Tips dan trik menjaga kesehatan fisik:
    19. Tips cara merawat burung cendet agar cepat bunyi
    20. Cara Memelihara Burung Cendet Sejak dari Bayi
    21. Rahasia Jadikan Burung Cendet Juara
    22. MAKANAN YANG SESUAI UNTUK BURUNG CENDET
    23. CENDET “BOMBER” Ramuan Unik, Hasilpun Unik
    24. Makanan Penunjang Cendet Juara dan Fungsi
    25. Cendet over birahi: Perilaku, penyebab, dan solusinya
    26. Memahami Karakter Pentet/Cendet
    27. Menangani cendet stres berdasarkan penyebabnya
    28. Formula pakan cendet lolohan ala Om Andri
    29. mengatasi burung pentet / cendet yang manja
    30. Mengetahui ciri-ciri cendet siap lomba
    31. Membangkitkan mental cendet yang drop
    32. Solusi cendet cabuti bulu ekornya sendiri

    6. Burung merpati
    1. Pengenalan burung merpati
    2. Rawatan plus-plus untuk merpati tinggi & balap
    3. Mengapa burung merpati bisa mengetahui jalan pulang ke rumah?
    4. perawatan tepat untuk mencegah penyakit pada merpati
    5. perawatan tepat burung merpati
    6. 2 penyakit merpati yang perlu diwaspadai
    7. jenis jenis merpati populer
    8. Cuaca panas dan kondisi kekeringan, penyebab merpati pos tidak pulang kandang
    9. jenis merpati Berdasar ukuran badan
    10. jenis merpati berdasarkan bentuk badan
    11. jenis merpati berdasarkan warna bulu
    12. CARA TERNAK BURUNG DARA ATAU BURUNG MERPATI
    13.   Cara agar burung merpati mau menghuni rumah
    14. Hobi memelihara burung merpati
    15. Budidaya Burung Dara Pedaging
    16. Asal Usul Mengapa Burung Merpati Menjadi Simbol Cinta 
    17. Jenis pakan merpati yang baik
    18. minuman yang baik untuk merpati
    19. Rawatan memasuki masa telur
    20. Kecerdasan Burung Merpati Tidak Diragukan Lagi
    21. Melatih merpati piyik untuk tinggian
    22. Ciri-Ciri Burung Merpati Balap yang Berkualitas
    23. Tips Perawatan Burung Merpati Balap Sampai Siap Lomba
    24. 5 Fakta tentang Burung Merpati
    25. keunikan burung merpati
    26. KANDANG MERPATI
    27. Cara Merawat dan Ciri-ciri Burung Merpati Tinggian yang baik
    28.  Memilih mata piyik merpati yang baik
    29.  PELUANG USAHA ternak merpati
    30. Menangkap Peluang dengan Merpati Potong
    31. BETERNAK MERPATI POS
    32. Beternak Merpati Balap
    33. Menggeluti Bisnis Merpati Balap yang Labanya Setinggi Awan
    34. Peluang Usaha Peternakan Merpati Hias



    8. LOVE BIRD


    1.  INFO TENTANG BURUNG LOVEBIRD
    2. MENGENAL 4 JENIS LOVEBIRD
    3.  TIPS MEMILIH BAKALAN LOVE BIRD
    4. cara menetaskan telur love bird
    5. CARA MERAWAT DAN MEMBUAT GACOR LOVEBIRD
    6. JENIS LOVEBIRD, WARNA LOVEBIRD DAN PENYEBARANNYA
    7. CARA MELATIH BURUNG LOVEBIRD AGAR JINAK
    8. Cara BETERNAK BURUNG LOVEBIRD
    9. Tentang Telur Lovebird
    10. MAKANAN YANG SESUAI UNTUK BURUNG LOVEBIRD
    11. perawatan love bird sebelum dan sesudah lomba
    12. PERAWATAN DAN STELAN BURUNG LOVEBIRD MABUNG
    13. SUARA MASTER YANG BAIK UNTUK BURUNG LOVEBIRD
    14. Ciri jantan dan betina lovebird
    15. Pasangan love bird sejenis juga bercumbu
    16. Cara memilih burung lovebird
    17. Cara perawatan love bird (2)
    18. Perawatan harian dan setelan harian love bird
    19. penggangu masa mabung love bird
    20. agar love bird memiliki bulu baik
    21. Pola prawatan masa mabung: love bird
    22. Masalah Yang Dihadapi Dalam Berternak Lovebird
    23. Cara Ternak Burung LoveBird   
    24. Masalah Umum pada ternak Burung LoveBird
    25. Penyebab Telur Lovebird Tidak Menetas
    26. Ciri Lovebird Yang Bagus / Baik
    27. Tips Cara Praktis Membuat Lovebird Gacor
    28. Penyakit Mata Lovebird & Pengobatannya
    29. Ciri – Tanda Lovebird Sakit
    30. Cara Menjodohkan Lovebird
    31. Tips Menata Sangkar Lovebird
    32. Memelihara Lovebird
    33. cara jitu membuat lovebird birahi
    34. Tips Cara Praktis Membuat Lovebird Gacor 
    35. Tips Membuat kotak sarang lovebird
    36. Cara Meracik Pakan Lovebird
    37. Ciri Tanda Lovebird Akan Bertelur


    9. burung hantu
    1. pengenalan Burung Hantu
    2. 8 tips sukses memelihara burung hantu
    3. melatih burung hantu
    4. Ragam burung hantu dan perawatannya
    5. Spesies baru burung hantu ditemukan di Lombok
    6. Meraup untung dari penangkaran burung hantu
    7. 14 Fakta unik tentang burung hantu
    8. Tips membeli burung hantu
    9. Burung hantu jenis beluk telinga pendek / short-eared owl (Asio flammeus)
    10. Burung hantu jenis kukuk beluk / brown wood owl (Strix lepto grammica)
    11. Burung hantu jenis seloputo / spotted wood owl (Strix seloputu)
    12. Cara memelihara anakan burung hantu
    13. pengalaman memelihara burung hantu
    14. Kemampuan Burung Hantu Mengundang Makhluk Halus
    15. Buah dari Penangkaran Burung Hantu
    16. Menaruh Harapan pada Hantu Pemburu Tikus
    17. Tips memelihara burung hantu
    18. Cara merawat anakan burung hantu
    19. Cara melatih anakan burung hantu untuk menjadi nurut / jinak
    20. Tingkatan Skill Pada Burung Hantu
    21. Cara Menjinakkan (manning) Burung Hantu
    22. Masalah Fisik dan Mental si Burung hantu
    23. Tindakan Yang Dilakukan Ketika Burung Hantu Sekarat
    24. Housing of Owl
    25. Fakta Umum tentang Burung hantu
    26. Ganguan burung hantu dalam rumah burung walit bagaimana mengatasinya.
    27. Keistimewaan Burung Hantu
    28. Kulonprogo Atasi Tikus dengan Burung Hantu
    29. Penyakit yang menyerang Burung Hantu..
    30. Tanda-Tanda Burung Hantu Sakit

    10. Burung Kakak Tua

    1. Mengenal Burung kakak tua
    2. Tips Merawat Burung Kakatua
    3. MACAM-MACAM BURUNG KAKAK TUA
    4. Gejala Kejang Burung Kakaktua
    5. Beternak Burung Kakak Tua
    6. Beternak burung paruh bengkok lokalan ternyata mudah…
    7. PBFD, penyakit paruh dan bulu pada burung paruh bengkok hanya bisa dicegah…
    8. Burung kakak tua bawa keuntungan lumayan
    9. MELATIH KAKATUA BICARA
    10. Kakaktua Secerdas Anak Balita
    11. MELATIH BURUNG PARUH BENGKOK AGAR JINAK DAN TIDAK TERBANG
    12. informasi dan training kakak tua
    13. Memilih Burung Kakatua yang Baik
    14.  Membersihkan Sangkar Burung Kakatua Membersihkan Sangkar Burung Kakatua
    15. Menghitung Biaya Mengadopsi Burung Kakatua
    16. Membeli Sangkar Kakatua
    17. Membangun Tempat Bertengger Kakatua
    18. Membangun Menara Kakatua

    11. burung kenari

    1. Mengenal Burung Kenari
    2. Jenis-jenis Burung Kenari
    3. Tips Perawatan Burung Kenari
    4. Panduan Beternak Kenari
    5. Cara mudah membedakan burung Kenari Jantan dan Betina
    6. Mengenal varietas baru dan lama kenari
    7. Mengatasi sesak nafas burung kenari
    8. Perawatan Burung Kenari Untuk Pemula
    9. Cara Yogi Naga Hitam merawat kenari di musim hujan
    10. Slavujar, burung kenari dengan lagu-lagu nightingale
    11. Resep pakan agar kenari gacor dan suaranya bening
    12. Parisian frill, varietas unik dari burung kenari
    13. Mengenali kondisi siap breeding pada kenari
    14. Kenari mangap: Penyebab, pengobatan & pencegahan
    15. Kenari mule: Dari blackken, sangken, mozken, hingga narijo
    16. Breeding kenari menggunakan sangkar gantung
    17. Seputar kenari gacor: Soal umur, kandang, kerodong, dan pemasteran
    18. Tips aman mencampur aneka burung finch dalam satu kandang
    19. Tips perawatan kenari New York
    20. Kenari Cawank: Telur puyuh pada hari lomba
    21. Tips menyiapkan calon indukan kenari
    22. Perawatan kenari umur kurang dari 4 bulan
    23. Memaster kenari ala Likin Solusindo
    24. Kenari macet bunyi usai mabung: Solusinya?
    25. EF alternatif untuk finch dan kenari
    26. Kenari dada kuning: Perpaduan suara blackthroat dan mozambik
    27. Menjawab pertanyaan seputar breeding kenari
    28. Mengobati dan mencegah kista bulu pada kenari
    29. Penyebab burung kenari membisu, serta tindak pencegahan dan pengobatannya
    30. Russian canary yang bersuara unik dan nyeleneh
    31. Beberapa metode sexing anakan kenari
    32. Panduan melatih kenari agar jinak tangan

    12. burung beo

    15. Burung Elang
    16. Burung jalak
    1. pengenalan burung kacer
    2. Habitat burung kacer
    3. Cara memilih bahan burung kacer yang baik
    4. cara perawatan burung kacer
    5. Perawatan dan setelan harian burung kacer
    6. Pemahaman mbagong pada burung kacer
    7. terapi mandi pasir untuk kacer
    8. Penanganan burung kacer untuk lomba
    9. Perawatan dan setelan burung kacer mabung
    10. pengganggu masa mabung burung kacer
    11. Pola perawatan kacer masa mabung
    12. PENANGKARAN BURUNG KACER
    13. Pemilihan indukan dan penjodohan
    14. Masa mengeram kacer
    15. Manajemen anakan kacer
    16. PROBLEM UTAMA BURUNG KACER
    17. Kroto untuk kacer, baguskah?
    18.  TIPS-TIPS SUPAYA BURUNG KACER TIDAK MBAGONG/MBALON/NANGKUR
    19. CARA MUDAH MEMBUAT BURUNG KACER JADI JUARA
    20. Tips Menaikkan Durasi Bertarung Burung Kacer
    21. Tips Mengurangi Birahi Pada Burung Kacer
    22. Pengembunan dapat Membuat Kacer Ngeplong Gacor
    23. Mengenal Jenis-Jenis Burung Kacer dari Berbagai Daerah
    24. Stres, Burung Kacer Tidak Mau Ganti Bulu
    25. KARAKTER DASAR BURUNG KACER
    26. PEMILIHAN BAHAN BURUNG KACER YANG BAIK
    27. MAKANAN YANG SESUAI UNTUK BURUNG KACER
    28. SUARA MASTER YANG BAIK UNTUK BURUNG KACER (MAGPIE ROBIN)
    29. TIPS MEMILIH BURUNG KACER
    30. Cara Merawat Burung Kacer Berprestasi


    18. Burung Walet
    19. Burung Perkutut
    1. Menjaga kondisi burung perkutut di musim hujan
    2. Khasiat undur-undur untuk branjangan dan perkutut
    3. Perkutut ajaib, berkaki tiga bersuara istimewa
    4. Breeding perkutut bukan hitungan matematika: Intermezo kungmania
    5. Tips Merawat Burung Perkutut Supaya Rajin Bunyi
    6. burung perkutut jawa
    7. Cara Mudah Membedakan Burung Perkutut Jantan dengan Perkutut Betina
    8. cara burung perkutut rajin bunyi
    9. TIPS CARA MEMELIHARA DAN MERAWAT PERKUTUT LOKAL (KATURANGGAN) / BANGKOK 
    10. Tips Pemberian Pakan Olahan untuk Burung Perkutut

    20. Burung Gelatik
    Gimana? sekarang udah nambah banyak kan informasi tentang burung hehe. semoga bermanfaat yaa. 

                                                                         (by Runa)

    Jenis - jenis burung kakak tua di Indonesia



    Ciri khas yang membedakan burung kakatua dengan burung paruh bengkok lainnya adalah bulu jambul atau mahkota di ubun-ubun kepalanya.  Bulu jambul ini dapat ditegakkan  jika burung kakatua merasa terkejut, gembira atau ketakutan.  Warna bulu jambul sangat bervariasi.  Warna putih pada kakatua putih besar jambul putih (Cacatua alba), warna kuning pada kakatua putih besar jambul kuning (Cacatua galerita) dan kakatua putih kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea), warna jingga pada kakatua putih kecil jambul jingga (Cacatua sulphurea citrinocristata), warna merah muda pada kakatua maluku (Cacatua moluccensis) dan warna hitam pada kakatua raja (Probosciger aterrimus).


    Bentuk jambulnya cukup bervariasi juga.  Berbentuk payung mengembang pada kakatua putih besar jambul putih, berbentuk rumbai-rumbai pada kakatua raja, berbentuk kucir pada kakatua putih besar jambul kuning dan kakatua putih kecil jambul kuning.

    Di Indonesia hanya dikenal 3 warna, yaitu putih, merah muda dan hitam. Semua jenis kakatua mempunyai warna bulu jambul yang sesuai dengan warna bulu tubuhnya.  Ada perkecualian pada kakatua putih besar jambul kuning, kakatua putih kecil jambul kuning dan kakatua putih kecil jambul jingga.

    Burung ini mempunyai paruh yang bengkok dan kuat sehingga sering disebut juga burung paruh bengkok.   Bentuk kakinya juga mempunyai susunan jari kaki yang bersilangan.  Susunan jari kakinya yaitu dua jari mengarah ke depan dan dua jari mengarah ke belakang.  Dengan begitu burung kakatua dapat memegang, menggenggam dan memanjat.  Lidahnya menyerupai kubus, bersifat lentur sehingga lidahnya dapat meraba-raba pakan yang sedang dimakannya.

    Keistimewaan lainnya adalah adanya bedak di bulu tubuhnya untuk melindungi bulunya dari air.

    KERAGAMAN JENIS KAKATUA
    • Kakatua putih besar jambul putih (Cacatua alba)
    Ciri Ciri : ukuran tubuh sekitar 45 cm, seluruh bulu tubuh dan jambulnya berwarna putih.  Penyebarannya meliputi Kepulauan Maluku bagian tengah dan utara, yaitu P. Obi, P. Bacan, P. Halmahera, P. Ternate dan P. Tidore
    • Kakatua  jambul kuning (Cacatua galerita)
    Ciri-ciri : ukuran tubuh sekitar 45 cm, bulu tubuhnya berwarna putih dengan jambul berwarna kuning.  Penyebarannya meliputi daerah Kepulauan Maluku, Irian Jaya sampai Australia.  Jenis ini mempunyai 4 ras (anak jenis).  Di Indonesia hanya ada 2 anak jenis yaitu Cacatua galerita eleonora dan Cacatua galerita triton.  Dua anak jenis lainnya yaitu Cacatua galerita galerita di Australia dan Cacatua galerita fitzroyi di Australia bagian utara.  Ciri khas Cacatua galerita yang ada di Indonesia adalah :

    Cacatua galerita eleonora : Jenis ini disebut juga kakatua jambul kuning ukuran medium atau sedang.  Ciri khas lain adalah kelopak matanya berwarna putih.  Penyebarannya meliputi daerah sekitar P. Aru.
    Cacatua galerita triton : Jenis ini disebut juga kakatua jambul kuning ukuran besar.  Ukuran tubuhnya lebih besar daripada Cacatua galerita eleonora. Bedanya dengan Cacatua galerita eleonora adalah kelopak mata Cacatua galerita triton berwarna biru muda.  Penyebarannya sekitar Irian Jaya.
    • Kakatua rawa atau kakatua goffini (Cacatua goffini)
    Ukuran tubuhnya 29 cm.  Bulu tubuh dan jambulnya berwarna putih dengan bercak merah di sekitar bulu paruh.  Penyebarannya di sekitar P. Tanimbar
    • Kakatua sanguinea (Cacatua pastinator atau Cacatua sanguinea)
    Ukuran tubuhnya 38 cm.  Bulu tubuh dan jambulnya berwarna putih.  Kelopak matanya agak lebar dan berwarna biru.  Jenis ini mempunyai 2 anak jenis yaitu Cacatua sanguinea sanguinea yang penyebarannya di sekitar Australia bagian timur, barat laut dan utara dan Cacatua sanguinea normantoni yang tersebar di sekitar Irian Jaya bagian selatan, Australia bagian utara dan Queensland.
    • Kakatua maluku (Cacatua moluccensis)
    Ukuran tubuhnya 55 cm.  Bulu tubuh dan jambulnya berwarna merah muda.  Penyebarannya meliputi daerah sekitar Kepulauan Maluku bagian selatan yaitu P. Seram, P. Saparua dan P. Haruku.
    • Kakatua raja (Probosciger aterrimus)
    Ukuran tubuhnya berkisar 55 – 70 cm.  Bulu tubuh dan jambulnya berwarna hitam dengan pipi berwarna merah tua.  Penyebarannya sekitar Irian Jaya dan Australia.  Jenis ini mempunyai 3 anak jenis yaitu :

    Probosciger aterrimus goliath : Ukuran tubuhnya paling besar diantara ke-3 anak jenis yaitu berkisar 60 – 70 cm.  Penyebarannya meliputi daerah sekitar Irian Jaya bagian barat, daerah kepala burung dan P. Waigeo.
    Probosciger aterrimus aterrimus : Ukuran tubuhnya berkisar antara 55 – 60 cm.  Penyebarannya meliputi daerah Irian Jaya bagian selatan, P. Aru sampai Australia bagian utara.
    Probosciger aterrimus stenolophus : Ukuran tubuhnya hampir sama dengan Probosciger aterrimus goliath, tetapi lebar bulu jambulnya lebih sempit.  Penyebarannya meliputi sekitar Irian Jaya bagian utara dan P. Yapen.

    • Kakatua kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea)
    Ukuran tubuhnya 34 cm.  Bulu tubuhnya berwarna putih sedangkan jambulnya berwarna kuning atau jingga, tergantung anak jenisnya.  Penyebarannya sekitar Nusa Tenggara, Sulawesi dan pulau-pulau sekitarnya.  Jenis ini mempunyai 6 ras atau anak jenis yaitu :

    1. Cacatua sulphurea sulphurea : Penyebarannya di sekitar P. Sulawesi dan P. Butung.
    2. Cacatua sulphurea jampeana : Penyebarannya di sekitar P. Jampea.
    3. Cacatua sulphurea abbotti : Penyebarannya di P. Solombo Besar.
    4. Cacatua sulphurea occidentalis : Penyebarannya di P. Lombok, P. Sumbawa dan P. Flores.
    5. Cacatua sulphurea parvula: Penyebarannya di sekitar P. Timor.
    6. Cacatua sulphurea citrinocristata : Penyebarannya di P. Sumba. 


      Mari mengenal burung kakak tua

      Burung kakatua adalah binatang yang luarbiasa setia,bulu mereka sangat lembut dan mereka indah. Yang terpenting , mereka sangat pintar dan burung yang selalu ingin tau. Burung kakatua senang pamer diri dan membuat tingkah lucu dengan membentangkan sayapnya, kepalanya naik turun ,menari dan berteriak. Mereka sangat aktif dan selalu ingin tau mengenai lingkungan sekitarnya.

      Burung kakatua yang bahagia menghabiskan waktunya dengan pertunjukan atau memeriksa dan memainkan bonekanya atau mainan yag diberikan dalam kandangnya. Burung kakatua yang sendiri,tumbuh sehat sebagai hewan peliharaan jika tuannya menyediakan banyak waktu dan perhatian kepadanya, bermain dan mengungkapkan rasa sayang dalam tingkah laku sehari hari. Bagaimanapun idealnya mempunyai 2 burung kakatua jika tuannya tidak punya waktu banyak untuk bermain dan memberikan perhatian kepada burung tersebut. Dua ekor kakatua akan membantu untuk mencegah kebiasaan buruk yang disebabkan karena burung merasa bosan, contohnya seperti bersuara melengking dan mencabuti bulunya

      Istilah dari kakaktua adalah dalam bahasa melayu mempunyai 2 sebutan pincher dan old father.

      Pincher dapat diartikan pasti sebagai kakatua yang mempunyai paruh yang kuat,dan dapat menghancurkan berkeping2 mainan kayu dalam waktu yang singkat! Burung ini memojok dan berkelakuan sangat berbeda dibanding burung parrot lainnya. Mereka lebih banyak mempunyai warna bulu burung yang sewarna, seperti putih atau hitam dan mereka mempunyai kepala yang tegak lurus ,kemampuan bergerak mengikuti sesuatu. Paruhnya sangat besar dan kuat dan mereka dengan mudahnya menghancurkan objek.

      Kakatua di duga burung yang hidup paling lama dari jenis parrot lainnya seperti contoh jenis greater sulphur-crested mempunyai hidup hamper 100th. Sangat susah untuk menjelaskan umur dari kakatua, bagaimanapun kakatua yang muda mempunyai paruh lebih lembut dan pucat warnanya dan bulu burung yg lebih pucat, sementara burung yang tua mempunyai paruh yang lebih gelap dan punya striations dan bulu burung sudah penuh dengan warna

      Dari beberapa spesies kelopak matanya yg betina akan berwarna merah ke coklat setelah 2 tahun. Ini membantu untuk menentuka jenis kelamin dari burung tersebut. Warna mata tidak nyata dalam beberapa spesies. Dalam kasus ini jenis untuk mengetahui jenis kelamin harus dengan penyelidikan ilmu kedokteran. endoscopy, dapat dilaksanakan dengan bantuan dokter hewan atau dari test dna nya, biasanya sample darah atau beberapa helai bulu burung dikirim untuk diperiksan dalam laboratorium Burung kakatua mempunyai tempat tinggal alam yg dapat ditemui sebagian besar Australia dan Indonesia. Mereka ditemukan dalam 3 wilayah yang berbeda, hutan tadah hujan yg basah dan mempunyai temperature udara yang tinggi, tanah dataran rendah berumput dan pdang rumput yg luas dan kering.

      Ada 18 spesies dari burung kakatua (termasuk dalam burung nuri) dan 37 sub spesies, haya sedikit yag orang tahu untuk keperluan import. Kakatua adalah binatang yg langka dan dilindungi. Larangan keras untuk mengekspor seluruh burung dari Australia, jadi burung yg masih muda tersedia untuk dijual umum di amerika adalah hasil ternakan.

      Perawatan untuk kakatua musti termasuk mandi pancuran /berendam seminggu sekali untuk mengumpulkan debu pada sayap dan agar bulu burung punya bentuk yang bagus. Pancuran dapat lebih bagus bila dibantu dengan tangan yang menahan semprotan air atau selang yang diberikan spray head yang bagus dan air yg hangat kuku. Mangkuk untuk berendam /wadah keramik berukuran 12-14inc atau (30-35cm) dapat ditempatkan pada bawah kandang atau tinggi /jarak dari lantai 39inc atau 1 meter apabila punya kandang burung yang besar. Sayapnya harus dijaga tetap seimbang jika kamu ingin burung tersebut tidak kehilangan semangat untuk terbang dan mencegah untuk kehilangan peliharanmu kabur melaui jendela/pintu. Paruh dan cakar butuh di tumpulkan agar mereka tidak merusak ketika memanjat dan mengigit. Bny macam tipe perches yg tersedia untuk tetap menjaga kuku tumpul, tapi mereka tetap butuh di tumpulkan apabila telah tumbuh.

      Kakatua akan menghancurkan mineral block ,lava blocks dan yg dapat dihancurkan dengan paruhnya dengan cepat dan mereka tidak mau membuat paruhnya tumpul. Diet pada kakatua adalah makanan basic biji2an hookbill dengan suplemet tambahan sprouted seeds dan semua buah2an yang kecil dan sayuran yang aman untuk burung seperti apel.pir,plum,raisons,jeruk,pisang,peach,wortel,brokoli,kacang panjang,chickweed,dandelions dan lainnya.

      Jangan berikan alpukat karena itu racun bagi burung. Kadang kadang makanan protein dapat diberikan seperti cottage cheese, bits of cheese, telur matang ,canned dog food dan cooked meat bones. Tetap jauhi dari bumbu penyedap,daging pembuat kegemukan. Vitamin dan mineral bukan kebutuhan penting yang diberikan langsung saat diet dan ketika stress. Karena mereka menghancurkan calcium blocks, calcium harus dihancurkan dan ditaburkan dalam makanannya seminggu sekali.

      Kakatua senang bersosialisasi dan ingin tahu yang tinggi, jadi kandang sebisa mungkin dekat dengan jalan yag sering dilewati oleh keluarga. Tempatkan kandang setinggi mata kita memandang dan jng terkena sinar matahari langsung. Minimal kandang untuk kakatua kecil adalaha  70X70X100 cm. Kandang yang besar untuk kakatua yg lebih besar musti dipertimbangkan. Jeruji yang horizontal yg terpenting karena kakatua suka memanjat.Jangan lupa kalau kakatua mempunyai paruh yang kuat,kakatua mampu menghancurkan jeruji dan menabrakan diri dalam kandang.tambahan untuk keamanan pintu kandang, snap lock yg terbaik. Kandang yg besar dan nyaman harus berukuran  100x100x200cm. Tenggeran berukuran 26-30mm untuk kakatua kecil dan (35-45 mm) untuk kakatua yg besar. Ranting dari pohon buah sangat baik dan pemeliharaan dengan ukuran yang bermacam2 untuk latihan kaki dan seperti mengasah paruh dan memuntulkan kuku. Wadah dari tmp makanan dan minuman harus terbuat dari keramik atau stainless steel.

      Tempat pemeliharaan burung/kandang yg besar outdoor untuk breeding harus mempunyai tempat sembunyi yang aman dan dapat dihangatkan dan diidnginkan sesuai kepentingan dan mempunyai bedding pasir. Untuk alat penambahan kadang flight harus berukuran 2x3x2 m untuk kakatua kecil dan tentunya untuk kakatua yang besar perlu yang berukuran lebih besar. Jangan lupa kandang flight harus tertutup. Peralatan kandang flight dengan tempat tenggeran yang lebih tinggi dan tempat bermandi bagus juga bila disediakan.


      Jumat, 18 Oktober 2013

      SEJARAH IKAN CUPANG Bagian 2: Si Petarung yang Berevolusi

      Hai sobat blogger! Masih inget kan postingan admin tentang sejarah ikan cupang kemarin? Nah, pada postingan kali ini, admin akan membahas evolusi dari ikan cupang. Mulai dari asal ikan cupang yang bentuknya biasa aja dan berwarna gelap, hingga menjadi ikan dengan sirip yang menawan dan berwarna-warni. Yuk kita simak bareng-bareng.

       

      Sekitar tahun 1840-an, Raja Siam menyumbangkan beberapa koleksi ikan cupang kepada koleganya, yang kemudian berpindah tangan kepada seorang ilmuwan ahli genetika yang bernama Dr. Theodor Cantor. Sembilan tahun kemudian, Cantor menerbitka sebuah artikel tentang ikan petarung ini yang kemudian diberi nama Macropodus pugnax. Namun demikian, pada tahun 1909 nama Macropodus pugnax terpaksa dirubah atas saran dari Tate Regan. Regan menjelaskan bahwa sudah ada spesies di alam yang memiliki nama tersebut. Akhirnya nama latin ikan petarung tersebut diganti menjadi Betta splendens dan digunakan hingga saat ini. Wah... Ternyata si cupang ini pernah ganti nama ya sobat blogger! Hehehe...

      Sobat blogger, sekitar tahun 1960-an, peternak asal India telah berhasil mendapatkan makan cupang yang memiliki dua helai sirip ekor yang disebut double tail. Lama-kelamaan hobi memeihara ikan hias mulai melanda Eropa dan Amerika. Hal ini ditanggapi oleh masyarakat Asia dengan melakukan persilangan cupang bersirip panjang secara besar-besaran. Pada tahun 1960 pula, peternak asal Amerika yang bernama Warren Young, berhasil menyilangkan cupang dengan sirip yang sangat panjang dan dinamainya dengan “cupang Libby” dan kemudian berkembang menjadi jenis veil tail.

      Cupang double tail:

      Cupang veil tail:


      Selain di India dan Amerika, ternyata peternak asal Jerman juga berhasil menemukan ikan cupang dengan bentuk unik, sobat blogger. Peternak asal Jerman yaitu Dr. Eduard Schmidt-Focke berhasil menyilangkan cupang jenis deltatail yang pertama yang memiliki ekor berbentuk segitiga yang simetris. Kemudian pada tahun 1967 didirikan IBC (International Betta Congres) yang bertujuan untuk menyilangkan cupang yang mempunyai sirip yang lebar dan simetris agar memiliki kemampuan berenang yang lebih baik.

      Balik lagi ke Amerika, pada tahun 1980 peternak asal Amerika yaitu Peter Göettner dan Paris Jones, berhasil mengembangkan jenis superdelta dengan sirip yang sangat besar. Tahun 1987 peternak asal Perancis yaitu Guy Delaval berhasil memperoleh ikan dengan sirip yang bersudut 180 derajat. Namun, Rajiv Massilamoni menyangsikan hal tersebut dan menganggapnya tidak mungkin bisa terjadi karena biasanya cupang dengan ekor delta atau superdelta yang asimetris hanya mempunyai sudut 160 derajat.

      Cupang delta tail:

      Akhirnya, sekitar tahun 1991, Jeff Wilson, Laurent Chenot, dan Rajiv Massilamoni menemukan ikan yang cupang yang benar-benar memiliki sirip 180 derajat yang kemudian dinamakan “halfmoon”. Oh iya, sobat blogger, ternyata peternak dari negeri kita sendiri juga berhasil menemukan cupang dengan ekor yang unik lho! Peternak asal Indonesia yaitu Ahmad Yusuf menemukan sirip yang berjenis serit (crowntail) yang mempunyai ciri khas tulang siripnya tumbuh melampaui sirip. Penampilan sirip ikan ini seperti sisir sehingga ikan ini juga disebut jenis combtail. Penelitian mengenai sirip dan ekor cupang masih terus dilakukan hingga saat ini agar tercipta bentuk sirip dan ekor yang semakin baik, baik dari segi keindahan maupun fungsinya.

      Cupang halfmoon:

      Cupang crowntail:

      Wah! Ternyata ikan cupang ini berevolusi di berbagai negara ya, sobat blogers! Berkat peneliti dan peternak di seluruh dunia, akhirnya ditemukan berbagai macam variasi bentuk sirip dan warna dari ikan cupang ini. Kini, ikan cupang tidak hanya dijadikan hewan aduan, tetapi juga banyak yang menikmatinya dari segi keindahan bentuk dan warna siripnya (IYP).

      Sumber: