| Kesibukan dan tekanan hidup seringkali membuat kita lupa bersyukur, yaitu berterima kasih atas segala karunia Tuhan YME. Sesunguhnya ada banyak hal berupa kemudahan dan anugrah luar biasa dari Sang Maha Pencipta yang kita terima setiap hari. Bila kita banyak bersyukur atas semua anugrah tersebut ini akan memberi berjuta manfaat dan menjadikan hidup ini sangat menyenangkan. Manfaat syukur akan kembali kepada orang yang bersyukur, dan salah satunya adalah menjadikan hati ini lebih tentram. Sebab bersyukur sama dengan mengingat kebaikan-kebaikan yang diberikan oleh Tuhan. Orang yang paling bahagia adalah orang yang pandai bersyukur. Dalam hal ini saya mengutip rilis dari sebuah media mengenai Michael Inzlicht, dari University of Toronto, yang telah melakukan beberapa penelitian bahwa mengingat Tuhan itu akan memberikan rasa tentram. “Memikirkan tentang hal yang religius akan membuat kita lebih tenang ketika kita dihadapkan dengan hal yang membuat stres seperti melakukan kesalahan,” katanya. Orang yang selalu bersyukur adalah orang yang merasa dalam curahan karunia dan kasih sayang-Nya. Karenanya, orang yang selalu bersyukur itu selalu dapat berpikir bahwa segala sesuatu pasti memiliki manfaat positif di kemudian hari. Kalaupun ditimpa cobaan atau memiliki kekurangan, rasa syukur itu akan membantu dirinya kembali memperoleh semangat untuk menghasilkan karya yang inspiratif, mengalahkan tantangan, sukses, berprestasi, dan mencapai segala impian. Bersyukur atas apapun realita hidup yang kita terima ini dapat mengatasi perasaan putus asa. Ketidaksempurnaan, kehilangan atau kerugian apapun memang dapat mengecilkan hati, kecewa, dan putus asa. Namun dengan senantiasa mensyukuri karunia apapun yang kita terima, ini akan membantu kita lepas dari perasaan putus asa. “The seeds of discouragement cannot take root in a grateful heart. – Benih-benih keputusasaan tak akan dapat berakar di hati yang penuh rasa syukur,” kata Oel Olsteen, penulis buku Living Your Best Life Now. Dalam hidup ini kita menerima banyak sekali karunia, berupa sehat, sukses, pintar, anggota tubuh, dan lain sebagainya. Rasa syukur itu akan membantu kita untuk menghargai apapun yang kita miliki. Dengan syukur, segala sesuatu menjadi penuh berkah dan manfaat. Bersyukur atau berterima kasih kepada Tuhan atas segala karunia-Nya merupakan komponen kunci untuk meraih kebahagiaan dan keberhasilan. Kemampuan tiap orang untuk bersyukur dapat dikembangkan dari waktu ke waktu. Seperti kemampuan lainnya, kemampuan untuk selalu bersyukur berkembang jika dilatih dan dibiasakan terus menerus. Sebuah cara yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan rasa syukur adalah menuliskan atau mengingat beberapa hal yang Anda syukuri setiap hari. Jurnal rasa syukur ini merupakan cara yang baik untuk memulai rasa syukur yang lebih besar dalam hidup Anda. Contoh hal kecil namun patut disyukuri adalah menikmati cuaca yang baik sehingga bisa jalan-jalan atau beraktifitas dengan lancar, tidak kesulitan mendapatkan makanan dan minuman, tidak kesulitan bernafas dan lain sebagainya. Jika terus dikumpulkan, suatu saat kita akan takjub karena demikian besar karunia Sang Pencipta yang telah kita terima dan nikmati. Keyakinan dan bekerja sebaik mungkin merupakan bentuk rasa syukur atas karunia Tuhan YME. Selain itu, wujudkan rasa syukur dengan berdoa dan beribadah. Rasa syukur juga dapat dilakukan dengan berbagi kepada orang lain, berupa ilmu, harta, kemampuan dan lain sebagainya. Upayakan untuk menghiasi pikiran dan sikap dengan rasa syukur kapanpun dan dimanapun. Hal itu dapat mempengaruhi sikap mental menjadi lebih positif. Dengan begitu Anda perlahan-lahan mulai menarik hal-hal positif ke dalam kehidupan Anda. Di balik segala sesuatu yang kita keluhkan pasti ada satu hal yang dapat kita syukuri. Bersyukurlah karena pada akhirnya Anda akan dapat melihat lebih banyak hal positif di dalam diri Anda. Beberapa kalimat inspiratif yang saya kutip dari sebuah media online berikut ini mudah-mudahan dapat senantiasa mengingatkan kita semua untuk selalu bersyukur.
|
Minggu, 11 Desember 2011
Hidup Menyenangkan dengan Syukur.
Ini Dia Peluang untuk Guru Bahasa Inggris
Selain memberikan materi latihan Bahasa Inggris, dalam situs tersebut juga tersedia satu fitur khusus di mana institusi-institusi di Inggris menawarkan berbagai peluang kepada para guru untuk mengikuti pelatihan Bahasa Inggris langsung dari negara asalnya.
Programme Manager British Council Muhaimin Syamsudin mengatakan, terdapat banyak informasi mengenai peluang beasiswa pendek yang akan di-posting pada situs tersebut, termasuk perkembangan terkini mengenai Bahasa Inggris dari institusi pendidikan terkemuka seperti Oxford University.
"Oleh karena itu, kami sarankan para guru agar menjadi member," kata Muhaimin saat ditemuiKompas.com, Sabtu (10/12/2011), dalam "The Best of UK Festival", di Epicentrum Walk, Rasuna Said, Jakarta.
Ia menjelaskan, keuntungan jika menjadi anggota dalam situs tersebut yaitu memungkinkan para guru untuk mengunduh semua materi pembelajaran. Umumnya, kata dia, informasi mengenai peluang beasiswa akan lebih banyak didapat oleh para guru yang menjadi anggota dan bisa bergabung dengan komunitas guru Bahasa Inggris di seluruh dunia.
"Sebanyak 80 persen materi bisa di-download oleh semua orang, tapi ada beberapa materi yang dapat di-download ketika mereka sudah menjadi member, dan semuanya gratis," ujarnya.
source: kompas
Kenapa Sih Harus Punya Bisnis?
Mungkin, pertanyaan kayak gini pernah muncul di diri agan-agan sekalian, dan bisa jadi jawaban yang ditemuin malah samar atau ngga jelas. Kebanyakan sih karena kita emang ga tau atau ngga mau tau lebih jauh
Yang penting, sekolah selesai, cari kerja yang bagus dan dapetin gaji gede
Padahal punya bisnis itu penting, meski kita udah bekerja. Ini dia alesannya gan
#gak ada yang tau kapan agan pensiun atau dipensiunkan.
Klasik banget nih, padahal pensiun itu bisa di usia muda atau di usia normal pensiun, bisa sendiri atau dipensiunkan perusahaan. Kebayang ngga, lagi enak kerja tiba-tiba gaji ilang dan kita ngga punya sumber pengganti gaji. Nah disini pentingnya punya bisnis gan!
#pengurangan orang sering jadi solusi ketika kondisi perusahaan susah
Ini yang paling ribet, kita bisa kehilangan pekerjaan karena perusahaan perlu ngurangin biaya operasional, padahal kita udah loyal. Hasilnya, gaji ilang dan obatnya cuma satu, uang pengganti gaji dari bisnis yang dijalani
#bisnis ga bisa langsung hasilkan uang
Bisnis sampe bisa menghasilkan uang itu butuh waktu dan ketekunan, persis kayak memlihara taneman, dari kecil ampe gede disayang-sayang. Karena bisnis tuh berkembangnya butuh waktu, makanya mulai dari sekarang harus punya bisnis, jadi sedia payung sebelum hujan gitu.
#Pengangguran makin banyak
Sekarang saingan makin banyak tapi kerjaan belum tentu tersedia. Sedih juga, pas jaman sekolah agan susah trus pas selesai sekolah malah sulit cari pekerjaan. Makanya berbisnis bisa jadi satu solusi mandiri buat masyarakat kita karena membuka lapangan kerja baru. Kita bisa ngembangin diri dan ikut membantu orang lain juga, dobel manfaat deh.
SUMBER

3 Elemen Bisnis
Ane share ilmu ini diharapkan agar di Indonesia ini akan banyak wirausahawan yang ber-elemen tipe[E].
Intisari materi ini diambil dari buku E-Myth, karangan Michael Gerber. Materi dimodivikasi dengan gaya bahasa yang lebih mudah dan sederhana.
Michael Gerber melakukan survei dari 1 juta UKM di US. Berikut datanya...
Quote:
| 40% Bisnis jatuh (tutup) di tahun ke 2; 80% jatuh di tahun ke 5; 96% jatuh di tahun ke 10; Hanya 4% yang mampu bertahan, Kenapa? |
Sebelum menjawab, mari kita kenali 3 elemen bisnis dalam diri kita:
Quote:
| 1. TEKNISI (T), "hidup di masa SEKARANG", seperti koki di RM, montir di bengkel, banci di salon. Tanpa T, bisnis tak jalan! 2. MANAJER (M), "hidup di masa LALU", menganalisa data-data atau laporan, guna melakukan efisiensi dan menyelesaikan masalah. 3. ENTREPRENEUR (E), "hidup di masa DEPAN", melihat dan mencari peluang, merencanakan, berkreasi, inovasi, pemimpi! |
Ketiga elemen itu ada dalam diri kita sebagai seorang pebisnis, hanya saja prosentasinya berbeda-beda. Awal berbisnis, mungkin komposisinya T=70%, M=20%, E=10%. Bacalah kisah berikut ini...
Quote:
Spoiler for KISAH: Joko adalah seorang montir. Karena keahliannya memperbaiki motor, Joko membuka bengkel motor JOKO MOTOR. Apa yang terjadi jika Joko tetap mempertahankan komposisi itu? Apalagi NAMA Joko adalah MEREK dari bengkel tersebut. Awalnya mungkin Joko bangga karena pelanggan sangat (dan hanya) percaya pada Joko. Jika Joko sakit, pelanggan memilih menunggu. Awalnya mungkin Joko enjoy-enjoy saja, namun setelah 1-2 tahun, mulai kejenuhan itu datang. Bengkel itu adalah Joko! Joko sakit, bengkel sakit. Tak selesai disitu, karena terlalu bangga dengan kemampuan teknis, Joko jadi lupa tentang 'servis'. Tempat tak nyaman, layanan buruk. Mulailah tetangga samping membuka bengkel serupa. Montirnya mungkin tak sehebat Joko, namun saat Joko sakit, saatnya mereka menyusup. Ternyata not bad juga tuh, apalagi servisnya lebih bagus, ruangan aircon, teh atau kopi gratis. Mulailah pelanggan berpaling. Joko merasa kebakaran jenggot, "Kurang ajar bengkel sebelah, nyerobot pelangganku!". Kafilah tetap berlalu... Sementara Joko masih pede (campur sombong) menepuk dada, "Gak ada montir sebagus gue nih...". Insyaf bro...! Tak berapa lama, bengkel tetangga membuka cabang di tempat lain, lebih besar, lebih nyaman, lebih komplit alat-alatnya! Branding adalah keterlihatan, makin banyak cabang, makin terlihat. Sementara bengkel Joko hanya 1, tetap kumuh dan arogan. Bengkel Joko tanya ke orang 'pinter', katanya ditutupi 'makhluk halus'. Ehh... percaya juga! Kemenyan dan sesajipun tetap tidak mempan. 1 tahun 9 bulan 10 hari, TUTUP deh! Dasar nasib Teknisi... Itulah balada Teknisi yang selalu menepuk dada, tak mau mentransformasi dirinya. Harusnya bagaimana? |
Jika Anda mau terhindar dari tragedi teknisi, Anda harus mentransformasi diri Anda dari T ke M dan kemudian ke E!
Tidak ada patokan akurat berapa lama harus bertahan di posisi T sebelum pindah ke posisi M dan E. Tergantung titik awal masing-masing orang. Untuk pemula, usahakan sebelum 2 tahun sudah mulai mengurangi porsi di T dan mulai beralih ke M. Buatlah sistem!
Faktor penghambat seseorang pindah dari T ke M atau E adalah EGO, karena merasa tidak ada sepandai dirinya. "Tak ada yang bisa membuat masakan seperti punyaku". Come on sis, pesawat terbang saja sudah bisa dibuat, apalagi sekedar pindang!
Jika dulu Anda berucap, "Kalo gak ada AKU, gak jalan"...
Saatnya berucap,"Kalau gak ada KAMU, gak jalan" --> sambil menepuk bahu Teknisi kita. Itulah tahap Manajer
Kalau Entrepreneur? "Aku gak mau tahu, pokoknya harus jalan!" he he he....
Katakanlah di tahun kedua Anda bisa transformasi menjadi 20%T, 50%M, 30%E, itu sudah bagus... Caranya? Mulai ikuti training manajemen, delegasikan pekerjaan teknis kepada bawahan Anda yang teknisi.
Di tahun ke 3, 0%T, 20%M, 80%E, kerja Anda bermain golf, ikut pameran, asosiasi, training, membaca tren melalui majalah, networking.
Sekali lagi, tak ada patokan brapa lama Anda harus melakukan transformasi. Resiko jika Anda terlalu lambat melakukan transformasi adalah mengalami kejenuhan (kehilangan momentum) dan tak dapat melihat peluang.
Bisakah langsung lompat ke E? Bisa saja, beli franchise yang benar-benar memiliki sistem yang sudah stabil atau rekrut orang-orang yang kompeten di bidangnya. Tentu saja semua itu ada harganya.
Quote:
Spoiler for WARNING: Sekali lagi, kuncinya ada di EGO dan KESOMBONGAN, termasuk juga KETIDAKPERCAYAAN terhadap orang lain! Teknisi bangga, bisa menyelesaikan masalah sendiri... Manajer bangga, bisa menyelesaikan masalah melalui orang lain... Entrepreneur bangga, masalah selesai tanpa ia tahu ada masalah! |
source: KasKus
3 Elemen Bisnis
Ane share ilmu ini diharapkan agar di Indonesia ini akan banyak wirausahawan yang ber-elemen tipe[E].
Intisari materi ini diambil dari buku E-Myth, karangan Michael Gerber. Materi dimodivikasi dengan gaya bahasa yang lebih mudah dan sederhana.
Michael Gerber melakukan survei dari 1 juta UKM di US. Berikut datanya...
Quote:
| 40% Bisnis jatuh (tutup) di tahun ke 2; 80% jatuh di tahun ke 5; 96% jatuh di tahun ke 10; Hanya 4% yang mampu bertahan, Kenapa? |
Sebelum menjawab, mari kita kenali 3 elemen bisnis dalam diri kita:
Quote:
| 1. TEKNISI (T), "hidup di masa SEKARANG", seperti koki di RM, montir di bengkel, banci di salon. Tanpa T, bisnis tak jalan! 2. MANAJER (M), "hidup di masa LALU", menganalisa data-data atau laporan, guna melakukan efisiensi dan menyelesaikan masalah. 3. ENTREPRENEUR (E), "hidup di masa DEPAN", melihat dan mencari peluang, merencanakan, berkreasi, inovasi, pemimpi! |
Ketiga elemen itu ada dalam diri kita sebagai seorang pebisnis, hanya saja prosentasinya berbeda-beda. Awal berbisnis, mungkin komposisinya T=70%, M=20%, E=10%. Bacalah kisah berikut ini...
Quote:
Spoiler for KISAH: Joko adalah seorang montir. Karena keahliannya memperbaiki motor, Joko membuka bengkel motor JOKO MOTOR. Apa yang terjadi jika Joko tetap mempertahankan komposisi itu? Apalagi NAMA Joko adalah MEREK dari bengkel tersebut. Awalnya mungkin Joko bangga karena pelanggan sangat (dan hanya) percaya pada Joko. Jika Joko sakit, pelanggan memilih menunggu. Awalnya mungkin Joko enjoy-enjoy saja, namun setelah 1-2 tahun, mulai kejenuhan itu datang. Bengkel itu adalah Joko! Joko sakit, bengkel sakit. Tak selesai disitu, karena terlalu bangga dengan kemampuan teknis, Joko jadi lupa tentang 'servis'. Tempat tak nyaman, layanan buruk. Mulailah tetangga samping membuka bengkel serupa. Montirnya mungkin tak sehebat Joko, namun saat Joko sakit, saatnya mereka menyusup. Ternyata not bad juga tuh, apalagi servisnya lebih bagus, ruangan aircon, teh atau kopi gratis. Mulailah pelanggan berpaling. Joko merasa kebakaran jenggot, "Kurang ajar bengkel sebelah, nyerobot pelangganku!". Kafilah tetap berlalu... Sementara Joko masih pede (campur sombong) menepuk dada, "Gak ada montir sebagus gue nih...". Insyaf bro...! Tak berapa lama, bengkel tetangga membuka cabang di tempat lain, lebih besar, lebih nyaman, lebih komplit alat-alatnya! Branding adalah keterlihatan, makin banyak cabang, makin terlihat. Sementara bengkel Joko hanya 1, tetap kumuh dan arogan. Bengkel Joko tanya ke orang 'pinter', katanya ditutupi 'makhluk halus'. Ehh... percaya juga! Kemenyan dan sesajipun tetap tidak mempan. 1 tahun 9 bulan 10 hari, TUTUP deh! Dasar nasib Teknisi... Itulah balada Teknisi yang selalu menepuk dada, tak mau mentransformasi dirinya. Harusnya bagaimana? |
Jika Anda mau terhindar dari tragedi teknisi, Anda harus mentransformasi diri Anda dari T ke M dan kemudian ke E!
Tidak ada patokan akurat berapa lama harus bertahan di posisi T sebelum pindah ke posisi M dan E. Tergantung titik awal masing-masing orang. Untuk pemula, usahakan sebelum 2 tahun sudah mulai mengurangi porsi di T dan mulai beralih ke M. Buatlah sistem!
Faktor penghambat seseorang pindah dari T ke M atau E adalah EGO, karena merasa tidak ada sepandai dirinya. "Tak ada yang bisa membuat masakan seperti punyaku". Come on sis, pesawat terbang saja sudah bisa dibuat, apalagi sekedar pindang!
Jika dulu Anda berucap, "Kalo gak ada AKU, gak jalan"...
Saatnya berucap,"Kalau gak ada KAMU, gak jalan" --> sambil menepuk bahu Teknisi kita. Itulah tahap Manajer
Kalau Entrepreneur? "Aku gak mau tahu, pokoknya harus jalan!" he he he....
Katakanlah di tahun kedua Anda bisa transformasi menjadi 20%T, 50%M, 30%E, itu sudah bagus... Caranya? Mulai ikuti training manajemen, delegasikan pekerjaan teknis kepada bawahan Anda yang teknisi.
Di tahun ke 3, 0%T, 20%M, 80%E, kerja Anda bermain golf, ikut pameran, asosiasi, training, membaca tren melalui majalah, networking.
Sekali lagi, tak ada patokan brapa lama Anda harus melakukan transformasi. Resiko jika Anda terlalu lambat melakukan transformasi adalah mengalami kejenuhan (kehilangan momentum) dan tak dapat melihat peluang.
Bisakah langsung lompat ke E? Bisa saja, beli franchise yang benar-benar memiliki sistem yang sudah stabil atau rekrut orang-orang yang kompeten di bidangnya. Tentu saja semua itu ada harganya.
Quote:
Spoiler for WARNING: Sekali lagi, kuncinya ada di EGO dan KESOMBONGAN, termasuk juga KETIDAKPERCAYAAN terhadap orang lain! Teknisi bangga, bisa menyelesaikan masalah sendiri... Manajer bangga, bisa menyelesaikan masalah melalui orang lain... Entrepreneur bangga, masalah selesai tanpa ia tahu ada masalah! |
source: KasKus
Sabtu, 10 Desember 2011
RHR Sekali Lagi Masuk Salah Satu Harian Pagi Terbesar Di JAMBI [JAMBI EKSPRES]
Alhamdulillah ya.... Sesuatu.. Seseorang... Seseekor... Sesekali Lagi Masuk Harian Pagi Terbesar Di Jambi. (#dengan gaya sedikit sombong tp tetap rendah hati :P)
Sebelumnya Ucapan Terimakasih Kepada Para Pelanggan-Pelangganku(Senior-Seniorku di Ekonomi [kak robi, ade, meli, niko, dll], Anak-Anak SMAN 1 Jambi[ema, galuh, dkk], Anak-Anak SMAN 3 Jambi[ashy dkk] , Anak-Anak SMAN 4 Jambi [arif dkk], Anak-Anak Unja akt.07,08,09,10,dan 11, teman-teman dekatku dan pelanggan setiaku yang lain yang gak bs disebut satu per satu).
Tidak Lupa pula kepada Kakak Wartawan (anggap aja kita gak kenal ya kak^^).
Makasih Kak Udah di Muat Di Artikel Kakak...
Jangan Lupa Feenya di Kirim Ke Rekening Rikky KaK^^
Ow ya, sebenarnya Rikky sedikit kecewa, kok gak Full Color yah^^(ngarep).
Pokoknya thanks banget...Jaya Terus RHR^^
Maju Terus Mundur Kedepan...^^
Seribu Maaf, Berjuta TerimaKasih^^
Label:
Galeri,
Hamster Pemula,
Hobby Dan Bisnis,
My Sweet Story Home,
Promo,
Rujukan
Jumat, 09 Desember 2011
Sikap yang Merusak Reputasi Anda di Kantor
Merasa karir hanya berjalan di tempat dan tak juga mendapat promosi jabatan? Tak pernah dilibatkan dalam rapat atau proyek penting perusahaan? Mungkin ada beberapa tindakan yang Anda sadari atau tidak, telah membuat reputasi Anda rusak di kantor.
Quote:
| Terkadang salah bertindak bisa membuat karir dan reputasi Anda memburuk, sehingga perusahaan tak mempercayakan Anda lagi untuk melakukan tugas-tugas. Untuk itu, Anda perlu tahu sikap-sikap yang bisa menghancurkan karir, seperti dikutip dari Times of India dan Career Builder. Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
|
Source: KasKus
Langganan:
Postingan (Atom)

![[Contact and Chat Us] Secepat Mungkin Kami Akan Melayani Anda img](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrYU7uhYtMrL29jil-My933WTx-FGpu-byMx-pWsi76FcutKht8QOTpZ_2OO8iuMUsym4cjq9sHihvaY3JI-m0Dv9DHYWHZR8U1pbLQM62cGlYfxzuNZ168tM3frXBkSPV8XjoqZc-4i81/s1600/banner-111.gif)
![[NEW and Rare Pets] Get it Know img](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2nt1ULzvpYwK-YIwYlMqy7aXTbbd8oG2UBKsVFRGtEv_IcIN9-mC1eC-HJugl8OYn7_-_WelewZHVxD6cm9-jOn5z6M07NoiR5z346BZNOhOKB2JjUhFhvkvP9vEOmj6mPlF3M3Z5Ozwm/s1600/banner2.gif)










.jpg)
