Pages

Jumat, 09 Desember 2011

Tips Mengajarkan Tanggungjawab Kepada Anak Sejak Dini!!





kita juga perlu mendidik anak-anak kita memiliki sikap tanggung jawab yang ini bermanfaat sangat besar dalam pembentukan sikap di kemudian hari insya Allah. Mungkin akan timbul sederet pertanyaan; Kapan waktu yang tepat? bagaimana tahapannya? dll.


Kapan Waktu yang Tepat ?
Mendidik tanggung jawab sesungguhnya dapat dilakukan bahkan di usia masih sangat kecil yaitu balita. Ustadz Abdul Hakim dalam bukunya “Menanti Buah Hati dan Hadiah untuk yang Dinanti” membagi usia anak-anak menjadi dua tahapan, yaitu sebelum tamyiz dan sesudah tamyiz. Tamyiz secara bahasa bermakna membedakan di antara sesuatu dan anak-anak yang yang telah dapat membedakan sesuatu dengan baik terutama di dalam hal-hal yang membahayakan dirinya dinamakan mumayyiz. Masih dalam kitabnya, Ustadz Abdul Hakim berkata, “Pendidikan yang terbaik bagi anak sebelum dan sesudah tamyiz dengan jalan mendengar dan melihat kepada sesuatu yang baik dan terbaik menurut agama dan bukan menurut akal fikiran dan adat-adat manusia yang menyalahi agama yang mulia.”

TAHAP-TAHAP

1 Berikan anak kepercayaan untuk mengemban suatu tugas sesuai dengan kamampuannya.

2 Jangan membebaninya terlalu banyak pekerjaan. Lihatlah kondisi atau suasana hatinya, karena dapat menurunkan motivasi dan kesuksesan yang ingin diraihnya.

3 Andalkan anak dalam bertanggung jawab. Saat memberikan tanggung jawab diskusikan waktu yang tepat untuk menyelesaikannya. Selain itu biarkan anak menyelesaikan dengan caranya sendiri, orangtua hanyalah mengarahkan. Jika tidak terselesaikan, bantu anak sesuai dengan kebutuhannya.

4 Jangan pernah menyebut anak tidak bertanggung jawab. Anak akan merasa dirinya memang tidak bertanggung jawab

5 Bantu anak mengatur pekerjaan sekolahnya. Misalnya, ketika anak harus mengerjakan PR, atur waktu kapan anak harus ke perpustakaan dan menulis hasil amatannya.

6 Jangan lakukan tugasnya. Bukan hal janggal melihat orangtua terjebak mengerjakan PR anaknya. Biarkan anak mengerjakan PR-nya sendiri, namun tetap dampingi. Bantu jika anak mengalami kesulitan. Sehingga anak belajar bahwa PR merupakan tanggung jawabnya.

7 Ajari anak mengatur keuangannya. Sebaiknya berikan uang secukupnya dan hindari mempergunakan uang tersebut lebih dari yang mereka punya. Jika menginginkan sesuatu ajari anak mengumpulkan uang dan hindari berhutang. Selain itu, biasakan anak menyisihkan uangnya untuk kegiatan sosial. Ajak anak menjadi sukarelawan. Kegiatan ini bisa dilakukan saat liburan sekolah misalnya di sebuah panti sosial, menjadi guru untuk anak-anak jalanan. Melalui kegiatan ini anak belajar menghargai waktu, dan belajar bertanggung jawab pada lingkungan sosialnya




Hal yang sangat penting untuk diingat oleh para pendidik, pendidikan tanggung jawab tidak hanya berkaitan dengan perkara-perkara di dunia seperti membereskan tugas-tugas, mainan dan lain sebagainya. Ada tanggung jawab yang sangat penting yang harus pula dididik mulai dari usia yang masih belia. Dan ini berkaitan dengan rukun Islam yaitu penegakkan sholat lima waktu. Tidaklah seseorang meninggalkan sholat karena meremehkan tanggung jawabnya nanti di hadapan Allah, padahal sholat adalah hal yang pertama kali dipertanyakan ketika penghisaban nanti.

Source: KasKus



Tips Makan Siang PENTING!!!


Jakarta - Jika anda berniat bertemu klien atau jalan bersama atasan untuk makan siang, berarti itu bukan acara makan biasa. Meski menjadi diri sendiri dan berusaha serileks mungkin adalah hal yang baik, tapi masih ada hal-hal yang harus anda perhatikan dalam makan siang khusus ini.


Sikap dan gerak-gerik anda selama jamuan akan menjadi penilaian orang lain. Maka dari itu, sebaiknya anda tidak melanggar enam aturan dalam jamuan bisnis makan siang seperti di bawah ini, seperti dikutip dari Investopedia, Selasa (6/12/2011):

1. Jangan Dandan Berlebihan
Memakai celana celana jeans saat orang lain berstelan jas lengkap akan menjadi mimpi buruk bagi karir anda, begitu juga sebaliknya. Memakai jas lengkap di acara bisnis yang kasual atau santai justru menunjukkan anda masih bingung dengan tujuan dari acara pertemuan tersebut. Lebih baik tanya orang lain yang juga akan ikut dalam jamuan makan siang tersebut lewat telepon, atau mampirlah sebentara ke restoran tempat pertemuan itu lebih awal sehingga anda tahu pakaian apa yang harus dipakai.

2. Jangan terlalu banyak minum
Minum di sini maksudnya bukan alkohol, lagipula siapa yang mau minum alkohol di saat jamuan makan siang. Maksudnya, kurangi minum supaya anda tidak perlu bolak-balik ke kamar kecil sehingga tidak banyak melewatkan percakapan yang cukup penting. Selain itu, anda akan terlihat sangat buruk jika harus sering ke kamar kecil saat membicarakan kontrak bernilai tinggi.

3. Matikan Handphone
Sekarang bukan saat yang tepat untuk mengecek email, berbicara kepada istri, mengirim sms kepada teman atau penasaran dengan skor bola tadi malam. Bahkan, jika di dalam handphone anda tidak ada berkas penting yang berhubungan dengan pertemuan, lebih baik simpan di mobil saja sehingga anda tidak akan tergoda untuk mengeceknya. Memang handphone anda sangat penting, tapi bukan berarti dia harus selalu di samping anda setiap saat.

4. Pilih makanan yang simpel
Makanan yang anda pesan haruslah yang simpel dan mudah dikonsumsi. Jangan sampai merepotkan anda. Apakah anda ingin kemeja anda terkena saus spaghetti? Apakah anda akan terlihat seperti seorang profesional ketika membuka mulut lebar-lebar sambil memasukkan burger ukuran raksasa? Akan lebih baik pilih makanan yang sehat. Perlihatkan diri anda sebagai orang yang peduli kesehatan. Orang akan lebih menghormati seseorang yang peduli akan dirinya sendiri.

5. Jangan makan sendirian
Jangan mulai makan sebelum si pengundang makan atau mengajak orang lain yang hadir mencicipi hidangan. Itu adalah aturan dasar yang benar-benar harus anda perhatikan. Jangan sampai anda makan sendirian karena orang lain tahu belum saatnya mencicipi hidangan. Jika anda sebagai pihak pengundang atau tuan rumah, makanlah satu atau dua suap supaya orang lain tahu sudah saatnya hidangan dicicipi.

6. Hindari pembicaraan dengan tema kontroversial
Pembicaraan dengan tema yang berujung kepada opini yang berat. Opininya mungkin bukan mengenai benar atau salah, tapi setidaknya akan ada satu orang di meja yang tidak sependapat dengan anda. Tidak hanya anda akan membuat si orang itu tidak nyaman, tapi dia juga akan memberi opini yang tidak sejalan dengan perkiraaan anda.

Kesimpulannya, datangla ke sebuah jamuan bisnis sesuai dengan tujuannya. Ini adalah situasi bisnis yang memerlukan perilaku dan tingkah laku anda sebaik mungkin. Buatlah semua orang terkesan.

Minggu, 27 November 2011

Revolusi Lambang Negara Kita Sang Garuda!!!





Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, Sultan Hamid II diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu ia ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara.Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis Muhammad Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M. A. Pellaupessy, Mohammad Natsir, dan RM Ngabehi Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah.
#1

Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M. Yamin. Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M. Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari dan menampakkan pengaruh Jepang.
Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.

#2

Quote:
Pada tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis.
Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali – Garuda Pancasila dan disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri.
AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Departemen Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan “’tidak berjambul”’ seperti bentuk sekarang ini.
Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes, Jakarta pada 15 Februari 1950.

#3
Quote:
Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang “gundul” menjadi “berjambul” dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno. Tanggal 20 Maret 1950, bentuk akhir gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk akhir rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini.

Kemudian=>

#4




Untuk terakhir kalinya, Sultan Hamid II menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara, yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara di mana lukisan otentiknya diserahkan kepada H. Masagung, Yayasan Idayu Jakarta pada 18 Juli 1974. Sedangkan Lambang Negara yang ada disposisi Presiden Soekarno dan foto gambar lambang negara yang diserahkan ke Presiden Soekarno pada awal Februari 1950 masih tetap disimpan oleh Kraton Kadriyah, Pontianak. Dari transkrip rekaman dialog Sultan Hamid II dengan Masagung (1974) sewaktu penyerahan berkas dokumen proses perancangan lambang negara, disebutkan “ide perisai Pancasila” muncul saat Sultan Hamid II sedang merancang lambang negara. Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara.









sumber: KasKus

13 Karakter Orang Sukses Dalam Bisnis



Ternyata menurut beberapa penelitian yang dilakukan, terdapat 13 karakter yang membuat seseorang dapat menjadi sukses dalam menapaki usaha dan bisnis mereka.


1. Punya Cita-cita yang kuat, ingat… yang KUAT.

2. Tidak pernah takut untuk GAGAL.

3. Berani Keluar dari Comfort Zone, berani mengerjakan hal-hal yang tidak menyenangkan pada mulanya, mau mengorbankan kesenangan untuk sementara dan setelah itu akan menikmati kesenangan itu untuk selamanya.

4. Bertanggungjawab penuh untuk hasil yang ia dapatkan. Terutama jika gagal tidak menyalahkan siapapun.

5. Tidak pernah menunggu waktu yang menurutnya tepat untuk memulai sesuatu. Sehingga karena menunggu terus, tidak pernah mulai Action.

6. Mampu menyusun target pribadi.

7. Punya rencana kerja dan mengevaluasinya secara berkala.

8. Punya disiplin diri untuk mengerjakan langkah-langkah sesuai target. Jadi apa yang dilakukannya tidak berdasarkan ‘mood’, kadang suka kadang tidak.

9. Tahu cara memilah apa yang penting atau apa yang tidak penting yang dilakukannya, agar tercapai cita-citanya.

10. Selalu melihat keadaan yang tidak menyenangkan yang dihadapinya sebagai sesuatu yang sifatnya sementara dan selalu ada jalan keluar untuk itu.

11. Punya jiwa besar yang selalu memberikan dukungan terhadap orang lain, sehingga mampu melihat kesuksesan orang lain sebagai tantangan/motivasi untuk membuatnya lebih maju.

12. Selalu punya sikap positif terhadap apa yang didapatkannya. Karena di dunia ini dalam setiap hal selalu ada 2 hal yang datang bersamaan, ada positif dan ada negatif.

13. Selalu mampu bersyukur atas apa yang diterimanya. Sehingga mampu menikmati proses demi proses tahapan yang harus dilalui untuk menjadi orang yang sukses.

sumber : KasKus

Anak-Anak + Menggambar + Kreatifitas






catatan kecil tentang gambar anak



Skema Perkembangan Anak-Anak Dalam Menggambar
=======================================

2-3 Tahun [coret-coretan tanpa arti, sebagai sensasi jejak jemari]
Pada masa ini, anak-anak sebenarnya sedang asyik-asyiknya menikmati kemampuan tangannya dalam membuat suatu garis, kemampuan tangannya meninggalkan jejak, tanpa ada arti khusus.

3-4 Tahun [coret-coretan mulai ada arti, sebagai ruang angkasa dengan aneka waktu/ruang]. Garis yang mereka buat sudah menunjukkan sedikit gambaran, atau sesuatu yang ada di alam nyata. Namun, posisi gambar masih berantakan, hanya seperti lingkaran-lingkaran benda angkasa tak beraturan.

4-5 Tahun [Mementingkan bagian tertentu objek, masih menggambar ruang angkasa, aneka ruang dengan ditambah dinamika, aneka tampak dan tampak khas]. Pada masa ini seorang anak biasanya menyukai bagian tertentu objek, dan menggambarkannya berulang kali tanpa mempedulikan bagian lain dari objek.

5-6 Tahun [Anak-anak mulai membuat skema, konsep atas bawah, mulai bisa menyusun cerita gambar]. Kemampuan anak makin berkembang dengan menambahkan "story telling" pada coretan yang mereka buat. Kadang gambar yang dibuat tidaklah seperti apa yang mereka katakan (misalkan, mereka berkata, ada ayam sedang mengejar ular, tapi yang mereka gambar hanya satu lingkaran besar berantakan dengan garis panjang keriting, biarpun masih abstrak, tapi mereka tahu, dan mengingat bentuk itu. Apabila suatu saat mereka kembali ditanyakan mengenai gambar tersebut, mereka masih akan menjawab ayam yang mengejar ular).

6-7 Tahun [Perkembangan lanjut dari proses perkembangan sebelumnya dengan integrasi indera-indera, dan juga penambahan perkembangan konsep waktu dan juga ruang]. Di tahun ini, ada proses integrasi indra lain, yaitu penglihatan, perasa, kadang pendengaran, atau pembau. Mereka mulai menyatukan input dari indera-indera itu, sehingga gambar yang dihasilkan lebih kompleks, dengan adanya urutan waktu cerita, keadaan cuaca saat itu, atau penggambaran keadaan yang lain.

7-8 Tahun [Menggambar dengan mengutamakan bagian objek yang dipentingkan, objek yang tidak dimaksudkan biasanya tidak dipedulikan, atau tidak digambar dengan sempurna]. Hampir sama dengan tahun-tahun awal, namun pada 7-8 tahun, anak-anak sudah lebih mampu meanngkap bentuk dari objek itu sendiri. Ketika mereka bercerita tentang tangan yang terluka, maka yang digambarkan oleh mereka adalah tangan yang digambar detail dengan bagian tubuh lain yang digambarkan seadanya, dengan [mungkin] tambahan ekspresi wajah.


---<>---

8-9 Tahun [Menggambar dengan banyak waktu dan ruang]. Tingkatannya lebih kompleks dari tahun sebelumnya, dengan kemampuan menggambar yang mulai lebih konkret, masih dengan cerita ruang dan waktu yang begitu banyak, dan kadang terjadi over-lapping.

9-10 Tahun [Mata mulai berperan, sehingga mereka berusaha menggambar lebih rinci]. Anak-anak sudah mulai terfokus pada satu indera yaitu mata. Mata mulai mengambil peranan penting dalam pembuatan gambar mereka.

10-11 Tahun [Gambar selain hasil imajinasi, juga sudah mampu memasukkan cerita fakta, atau sebagai catatan peristiwa penting bagi mereka]. Umur 10-11 tahun adalah umur di mana anak-anak sudah mulai mengembangkan kombinasi antara kemampuan imajinasi mereka dengan kisah nyata yang mereka alami, dengan bentuk gambar yang mulai mendetail.

11-13 Tahun [Masa krisis, saat terjadi perang antara indera mata yang telah jadi dengan indera-indera lainnnya]. Umur 11-13 tahun adalah masa krisis, di mana anak-anak sering bingung antara mengikuti imajinasi, atau pun mengikuti apa yang dia lihat, juga dengan adanya indera-indera lain. Mereka menjadi menganggap bahwa mereka "tidak bisa menggambar" atau "bisa menggambar", dengan parameter, yang bisa menggambar adalah yang bisa membuat gambar sesuai dengan apa yang dilihat.

Bagian paling penting adalah tahun ke-13, berikut penjelasannya

13 Tahun ke atas [Bila pembina gagal mengintegrasikan indera-indera di masa krisis ini, dan cenderung mementingkan mata, yang terjadi adalah:

* yang berbakat akan menjadi naturalis-persepektif-momen opname,

* yang tidak berbakat akan menjadi pesimis dalam menggambar, bahkan sama sekali tidak berani menggambar.

13 Tahun ke atas [Bila pembina berhasil mengintegrasikan indera-indera hingga apayang dilihat seorang anak merupakan hasil kerjasama terpadu indera, yang terjadi adalah :

* yang berbakat akan menjadi senirupawan baik dalam sistem ruang-waktu-datar atau dalam sistem naturalis,
* yang tidak berbakat akan lebih optimis ketika diminta untuk menggambar.

Begitulah catatan kecil yang bermakna luar biasa ini, saya mencatatnya saat Bp. Primadi Tabrani memberikan kuliahnya yang terbilang sangat unik dan menarik, pada saat itu, saya terus terang tidak terlalu memahami, lain halnya dengan sekarang (4 tahun kemudian), ternyata ada makna sangat penting di dalamnya.

---<>---

Adalah bagaimana mencetak anak yang mampu berkreasi bebas, dan berfikir kreatif, sehingga tidak menghalangi potensi anak-anak…karena anak-anak mempunyai potensi yang berbeda dan masing-masing bisa menghasilkan hal yang luar biasa, asalkan kita [sebagai orang dewasa dan pendidik] mampu mengarahkan dengan baik dan benar.

---<>---

Sebenarnya, pilihan kemampuan menggambar pada tahun ke 13 itu sama baiknya, asalkan anak-anak bisa terdidik dengan benar untuk memberanikan diri membebaskan kreasi menggambarnya. Namun kadang, proses pembelajaran menggambar umur itu masih saja didikte oleh guru, ketentuan ini dan itunya, bahwa menggambar haruslah mengikuti guru...itulah yang menghambat kreatifitas.

Menggambar adalah salah satu parameter kreatifitas seseorang, keberanian orang dalam menggambar bisa mempengaruhi kemampuannya mengeluarkan ide-ide baru yang brilian, di bidang yang lain. Bukan bagus tidaknya yang dinilai, tetapi kemampuan mereka mem-visualisasikan yang ada di kepala mereka.


Sekian catatan kecil dari buku saya di tingkat pertama, semoga bermanfaat..:


Seharusnya saya mencantumkan beberapa contoh gambar anak yang menunjukkan proses tersebut, namun karena beberapa kumpulan arsip saya menghilang, mungkin gambar akan saya susulkan kemudian. Bagi agan-agan yang punya koleksi gambar-gambar anak-nya, bisa di upload di sini, atau cukup diceritakan saja, mungkin bisa dijadikan contoh, sekaligus dianalisa.



Biarkan anak anda menggambar sebebas-bebasnya, jangan dikekang oleh pemikiran sempit manusia dewasa, karena kemampuan imajinasi anak bisa sangat melebihi manusia dewasa!


sumber : KasKus

Sabtu, 26 November 2011

Memilih Hamster Yang Sehat



 Membedakan antara hamster sehat dan tidak ketika memilih hamster 


Ciri-Ciri Hamster yang Sehat

• Jika Anda membeli hewan tentu Anda berharap mendapatkan hewan yang sehat sehingga tidak cepat mati bukan? Berikut adalah tanda-tanda umum yang terlihat dari luar untuk hamster sehat:

Lincah, Segar dan "Matanya Bercahaya"

• Mungkin ini ciri-ciri paling umum untuk mendeskripsikan "sehat" pada makhluk hidup. Tapi perlu diingat bahwa hamster adalah binatang nocturnal (binatang malam), ini artinya hamster baru terlihat lincah dan segar pada malam hari.

• Jika Anda membeli hamster, usahakan pada waktu sore atau malam hari dimana hamster terlihat lincahnya. Pada waktu siang hari memang hamster terlihat selalu tidur dan bermalas-malasan karena memang siang hari adalah waktu istirahat bagi para hamster tersebut. Hal ini bukan berarti si hamster sakit tapi karena mengantuk.

• Tapi walaupun begitu hati-hati terhadap hamster yang flu. Hamster dapat terserang flu dan flu pada hewan biasanya bisa mendatangkan kematian. Hamster yang terkena flu biasanya terlihat selalu mengantuk, tidur terus-menerus dan lemah. Tapi jika Anda membangunkan hamster tersebut, Anda bisa melihat kalau hamster itu biasa hidungnya lebih basah (sama seperti jika kita sedang pilek) dan sering bersin. Jika tanda-tanda ini tidak ada, hamster hanya mengantuk bukan sakit.


Kotoran Kering dan Baunya Tidak Menyengat

• Teliti kandang/akuarium tempat hamster dipelihara dan perhatikan kotoran yang ditinggalkan di salah satu sudut kandang. Hamster yang sehat memiliki kotoran yang kering dan berbentuk oval memanjang dengan warna cokelat kehitaman.

• Jika Anda berada pada jarak yang cukup dekat dengan kandang sekalipun seharusnya Anda tidak mencium bau kotoran atau bau pesing yang menyengat. Ini sama seperti manusia. Jika Anda sedang sehat dan tidak memiliki gangguan pencernaan, pasti kotoran Anda juga tidak bau menyengat. Berbeda ketika Anda sedang sakit tentunya, apalagi jika sedang terkena diare. Ini juga berlaku pada hamster.


Bulu Tebal dan Tidak Ada Benjolan Apapun

• Hamster yang sehat pasti memiliki bulu yang tebal, tidak pitak dan tidak rontok. Anda juga harus memegang hamster tersebut untuk memeriksa apakah ada benjolan di tubuhnya atau tidak. Banyak hamster yang terkena tumor akibat salah penanganan, jadi pastikan hamster yang Anda beli tidak memiliki tumor. Tumor ini biasa berbentuk benjolan yang tumbuh di bagian-bagian tubuh hamster seperti di bagian samping atau perut.

Kelengkapan dan Fungsi Tubuh

• Hamster yang sehat ialah hamster yang tubuhnya mampu berfungsi dengan baik. Ada beberapa hamster dilahirkan dengan sempurna namun pada waktu pendewasaannya ada sedikit masalah. Misalnya kebutaan atau cacad di salah satu organnya. Jangan takut, hamster itu di lahirkan sempurna pada masa kelahirannya. Hanya saja mungkin waktu bayinya sering terinjank oleh induknya sehingga hamster ini menderita kecacatan seperti matanya tak terbuka sempurna. Tapi Hamster ini sebenarnya cukup bagus di pelihara, namun penampakannya kurang enak untuk dilihat.

sumber: KasKus

Informasi Awal Sebelum Memelihara Hamster

 Segala informasi yang dibutuhkan untuk membeli & memilih hamster yang tepat 


Keputusan Membeli Seekor Hamster


• Saat ini Anda sedang mempertimbangkan seekor hamster untuk dijadikan binatang peliharaan? Mungkin Anda membutuhkan petunjuk apakah hamster memang pilihan yang tepat atau jenis hamster apakah yang cocok dengan kepribadian Anda.

• Mari kita telaah tentang 'Bagaimana hidup bersama hamster' dan Anda sendiri yang akan memutuskan apakah binatang ini cocok untuk Anda.

Hamster Binatang yang Mungil

• Dilihat dari ukurannya, hamster termasuk binatang peliharaan yang kecil. Tentu saja dengan ukuran yang kecil ini hamster hampir tidak memakan tempat di dalam rumah Anda. Cukup sediakan sebuah tempat berukuran 40x30 cm, Anda sudah bisa memelihara dua ekor hamster dengan layak. Mungkin lain ceritanya jika Anda berniat memelihara dalam jumlah banyak atau beternak hamster.


Anda Sibuk?

• Jika Anda termasuk jenis orang sibuk dan banyak menghabiskan waktu di luar rumah, tapi masih menginginkan seekor binatang untuk menemani, hamster bisa menjadi salah satu alternatif.

• Perawatan hamster tidak memakan waktu banyak dan waktu yang dibutuhkan untuk melakukannya pun relatif sedikit. Perawatan harian hanya berupa pemberian makanan dan minuman, yang hanya memakan waktu beberapa menit. Bahkan untuk orang yang sering bekerja keluar kota Anda dapat melakukan beberapa hal dan dapat meninggalkan hamster Anda di rumah dengan tenang.

• Jika Anda senang selalu berada di dekat binatang peliharaan Anda setiap saat, hal ini juga memungkinkan jika Anda memiliki hamster. Hamster dapat dengan mudah dibawa pergi. Anda hanya tinggal membeli sebuah kandang bepergian (travelling cage) dan Anda bisa melalang buana dengan hamster Anda.


Hamster dan Anak Kecil 

• Anda ingin mengajarkan cara bertanggung jawab terhadap seorang anak dengan memelihara binatang tapi tidak ingin merepotkan Anda? Pilihlah seekor hamster!

• Hamster tidak memerlukan perawatan yang rumit seperti anjing dan kucing. Dan yang paling menarik adalah ketika saya menanyakan soal kebersihan pada seorang dokter hewan. Dokter tersebut menyatakan bahwa hamster termasuk binatang yang lebih bersih dibanding anjing dan kucing. Jika Anda memelihara seekor hamster, Anda akan tahu alasannya. Tidak seperti anjing atau kucing, Anda tidak perlu melatih hamster untuk buang air di tempat yang telah Anda tentukan. Rata-rata hamster telah memiliki naluri untuk buang air di tempat yang Anda sediakan dan tidak buang air secara sembarangan.

• Jika memelihara seekor hamster, anak Anda mungkin akan jauh lebih bersemangat karena melihat berbagai macam mainan yang tersedia untuk hamster. Hamster suka bermain dan tentu saja banyak tersedia aneka permainan yang lucu dan unik di toko-toko hewan kesayangan/petshop.

• Tapi perlu diingat, hamster sendiri bukan sebuah mainan. Jadi Anda juga harus membatasi sampai mana anak Anda bisa bermain dengan seekor hamster. Ajarkan cara yang benar dalam memelihara seekor binatang, bukan hanya terus-menerus memperlakukannya seperti barang atau mainan.


Hamster Binatang yang Lucu

• Anda jalan-jalan ke petshop dan melihat sekumpulan hamster yang lucu. Jika Anda memang tidak berniat memelihara seekor binatang dan hanya tertarik dengan sosok hamster yang menggemaskan, hamster bukan binatang yang cocok untuk dibeli!

• Memiliki binatang artinya adalah tanggung jawab terhadap sebuah nyawa bukan memiliki mainan atau pajangan yang lucu. Anda harus mengeluarkan biaya tambahan setiap bulannya untuk memenuhi segala keperluan hewan tersebut. Jika hanya tertarik dengan sesuatu yang lucu dan menggemaskan segera arahkan kaki Anda ke toko-toko boneka!

• Tapi jika Anda sudah memikirkan semuanya dan merasa siap untuk memiliki seekor peliharaan yang lucu, maka belilah seekor atau dua ekor hamster sesuai dengan selera Anda. Anda tidak akan menyesal memilih seekor hamster untuk menemani hidup Anda!

sumber: KasKus